Parepare – Polisi mengamankan 15 pelajar SMK yang terlibat tawuran di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Tawuran terjadi setelah kedua kelompok pelajar melakukan pesta minuman keras pada Senin (24/11) malam. Para pelajar yang diamankan berasal dari Kabupaten Wajo dan Toraja.
Baca Juga: Pelestarian Bahasa Bugis di Sekolah Parepare
Tawuran pecah di kompleks sebuah perusahaan swasta di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, sekitar pukul 23.30 Wita. Kapolsek Ujung, AKP Muh Nur Parape, menjelaskan bahwa pelajar dari Toraja memicu keributan setelah mabuk.

Menurut Nur, pelajar Toraja masuk ke mes pelajar Wajo dan memukul salah satu dari mereka. Aksi itu memicu kemarahan kelompok Wajo hingga kedua pihak saling serang. Pertikaian berlangsung cukup lama sebelum polisi tiba di lokasi.
Ia mengatakan bahwa beberapa pelajar mengalami luka ringan akibat saling memukul. Beruntung tidak ada korban luka berat dalam insiden tersebut. Polisi kemudian membawa seluruh pelajar yang terlibat ke Polsek Ujung untuk pemeriksaan.
Nur menyebut bahwa pihaknya menangkap 10 pelajar dari Toraja dan 5 pelajar dari Wajo. Polisi juga memanggil guru, keluarga, serta perwakilan perusahaan tempat para pelajar mengikuti PKL. Kedua kelompok kemudian menjalani mediasi di kantor polisi.
Baca Juga: Sat Lantas Parepare Perkuat Edukasi Tertib Lalu Lintas di Parepare
Setelah proses pemeriksaan, polisi menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini untuk mencegah kejadian serupa. Nur berharap para pelajar dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap pelajar yang mengikuti kegiatan PKL. Masyarakat berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan pihak sekolah lebih aktif melakukan pengawasan.





