, , ,

Kapolres Parepare Inspketur Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa

oleh -89 Dilihat

Wawasan Parepare — Kapolres Parepare memimpin langsung upacara peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa, sebuah momentum sejarah yang setiap tahun diperingati untuk mengenang ribuan korban yang gugur dalam peristiwa kelam masa lalu. Upacara berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan, dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, veteran, organisasi kepemudaan, serta pelajar.

Upacara Berlangsung Khidmat

Sejak pagi, peserta upacara telah memadati area taman makam. Kapolres Parepare yang bertindak sebagai inspektur upacara memimpin penghormatan kepada arwah para pahlawan disertai pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang.

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya menjadikan peringatan ini sebagai pengingat akan nilai kemanusiaan, persatuan, dan nasionalisme.

“Peristiwa 40.000 Jiwa adalah jejak sejarah yang harus kita kenang sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang menjadi korban. Tugas kita adalah memastikan tragedi kemanusiaan seperti itu tidak terulang kembali,” ujarnya.

Penguatan Nilai Sejarah bagi Generasi Muda

Kapolres juga mengajak generasi muda untuk memahami sejarah bangsanya. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan untuk memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kedamaian dan toleransi.

Selain amanat upacara, kegiatan juga diisi dengan pembacaan doa, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga. Para peserta kemudian melakukan tabur bunga di makam para korban.

Kapolres Parepare
Kapolres Parepare

Baca juga: Parepare Raih Predikat Kota Sangat Inovatif Versi IGA Award 2025

Pemerintah Daerah Apresiasi Peran Polri

Wakil Wali Kota Parepare yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada Polres Parepare karena konsisten menggelar peringatan ini setiap tahun. Menurutnya, Polri memiliki peran besar dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan nilai sejarah tetap hidup di tengah masyarakat.

“Upacara ini mengingatkan kita semua bahwa keamanan dan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama. Peringatan ini menjadi ruang refleksi untuk terus menjaga Parepare sebagai kota yang aman dan damai,” katanya.

Warisan Sejarah yang Harus Dijaga

Tokoh masyarakat Parepare menyebut peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa merupakan simbol penghormatan terhadap sejarah lokal yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Sulawesi Selatan di masa lalu. Pelestarian sejarah dianggap penting agar masyarakat, terutama generasi muda, tidak kehilangan identitas dan nilai-nilai perjuangan.

Penutup

Upacara ditutup dengan rangkaian doa dan tabur bunga yang berlangsung penuh haru. Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa tahun ini kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat Parepare untuk merefleksikan nilai sejarah dan memperkuat persatuan demi masa depan yang lebih damai.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.